Friday, April 18, 2014

Sekilas Paskah

Paskah atau yang biasa disebut Paska adalah perayaan bagi umat kristiani di seluruh dunia untuk memperingati kebangkitan Yesus Kristus.

Dahulu kala sebelum zaman Yesus, Paskah sudah dirayakan bangsa Yahudi. Pertanyaannya, “Lah kok bisa? Wong Yesusnya saja belum ada.” Paskah sebelum zaman Yesus disebut Paskah Yahudi, yaitu peristiwa mengenang pembebasan bangsa Israel dari tanah Mesir yang dipimpin oleh Musa.
Kembali lagi ke poin awal yaitu Paskah kristiani - berbeda dengan Natal yang jatuh setiap tanggal 25 Desember - Paskah selalu dirayakan pada hari minggu dengan tanggal yang berbeda-beda. Hal ini terjadi karena Natal ditentukan dengan mengacu kepada kalender Masehi, sedangkan Paskah mengacu kepada kalender Yahudi.

Rangkaian Paskah sendiri dimulai pada hari kamis yaitu peringatan “Malam Terakhir” (Last Supper) Yesus bersama murid-murid di mana saat itu Yesus membasuh kaki ke dua belas muridnya, serta memecah roti dan meminum anggur. Kemudian pada malam harinya, Yesus berdoa di taman Getsemani sampai kemudian ditangkap oleh tentara Romawi. Kemudian pada hari Jumat disalibkan (sekarang dikenang dengan sebutan Jumat Agung) di Bukit Golgota. Pada hari ketiga (yaitu Minggu) Yesus bangkit dari kubur. 

Membahas sedikit Tradisi pada malam terakhir, yaitu tradisi memecah roti merupakan sebagai lambang tubuh kristus yang diserahkan bagi dunia dan minum anggur sebagai lambang darah kristus yang dimateraikan, sekarang disebut sebagai sakramen perjamuan kudus atau kalau dalam agama Katolik disebut sakramen ekaristi. Makna dari tradisi ini adalah berkaitan dengan peristiwa pengorbanan Yesus di kayu salib, yaitu pengorbanan dirinya menjadi “korban yang sempurna” sebagai penebus dosa umat manusia. Sedangkan tradisi pembasuhan kaki yang dilakukan Yesus adalah lambang kerendahan hati. Tuhan Yesus adalah seorang Guru / Rabi sekaligus Tuhan yang menjadi manusia yang tidak berdosa, mau merendahkan diri dengan membasuh kaki murid – murid (lambng manusia berdosa). Kalau dalam bahasa gaul, kita dapat mengatakan: “Tuhan aja rendah hati, Lah manusia malah sombong!”

Pada hari ketiga setelah jumat, yaitu Minggu, Yesus bangkit dari kubur. Hal ini sudah dinubuatkan oleh Yesus sendiri dari sebelumnya kepada murid-murid yang dalam injil matius tercatat dalam 3 perikop judul “Pemberitahuan pertama/kedua/ketiga tentang penderitaan Yesus”. Kebangkitan Yesus adalah kebangkitan jiwa dan raga (tubuh dan roh), yang merupakan intisari dari iman kristiani. Maka menjadi sangat ironis ketika rangkaian peristiwa Paskah (Jumat Agung – Paskah) tidak diperingati/dirayakan/direnungkan/dipersiapkan dengan total. Sedangkan perayaan Natal begitu diperingati dan dipersiapkan dengan gegap gempita dan sukacita yang sangat besar.

No comments:

Post a Comment